Kalian semua salah! Saya bukan hanya ingin jadi penulis saja…

…bahkan dulu itu saya pengen jadi seorang aktor, pernah punya cita-cita masuk dunia entertain, pengen jadi motivator, pelukis, juga sering bermimpi jadi pakar ekonomi ternama.

Tapi tahu tidak?

Dari semua yang saya sebutkan di atas, tidak ada yang benar-benar mampu menggerakan saya untuk berbuat dan mengambil tindakan. Saya tidak mengusahakannya dengan tekun, dan pada akhirnya semua itu hanya menjadi bayangan indah setiap penghujung malam, ritual sebelum tidur.

Kalau dibilang saya yang nggak passion atau kurang berbakat, itu keliru. Karena faktanya sayanya saja yang nggak mau belajar dan mengikuti prosesnya yang emang nggak mudah.

Dan pada akhirnya terombang ambing dalam menentukan mau jadi apa saya nantinya. That’s All…

#Berbakat Karena Ditempa

“lebih baik iri pada orang yang berusaha keras daripada iri pada orang yang terlahir dengan bakat”

Seorang pelari hebat tidak didapat karena terlahir dengan kakinya yang panjang, menjadi koki yang handal bukan disebabkan oleh fungsi lidah yang kuat indera perasanya. Sangat jauh dari itu semua.

Hal yang paling menentukan dirimu untuk menjadi ahli adalah seberapa besar dedikasi dan usahamu.

Berbeda dengan dunia kepenulisan yang saat ini sedang saya geluti. Bukannya mau mengklaim bahwa saya adalah seorang penulis, namun saya sadar menulis itu keharusan yang bukan sekedar bakat tapi perlu keseriusan yang bukan main-main. itulah yang membuat saya ingin menjadi penulis profesional dan hebat.

Yang kemudian membuat saya rela membayar agar bisa memahami lebih dalam dan jatuh cinta dengannya. Saya mengusahakan agar kegiatan tulis menulis tidak hanya menjadi impian belaka namun terus memaksimalkan potensinya.

Kamu juga pasti pernah berada dalam kondisi ini, ketika kamu sendiri pun kurang yakin dengan apa yang kamu kejar dan jadi kurang bersemangat.

Yang sebenarnya bukan disitu letak masalahnya, tapi kamu mau tidak bersulit-sulit dahulu? Untuk terus menuntut diri melakukan dan mencari cara terbaik untuk menjadi “bisa”.

Karena banyak orang yang belum benar-benar fight tapi udah nyerah duluan, dan memilih sesuatu yang di rasa lebih mudah dan nyaman kalau dikerjakan.

Padahal kamu tahu kalau yang nyaman itu akan kalah dengan yang berjuang. Hahaha

#Terus sebenarnya saya ingin jadi apa sih?

Jawabannya simpel, saya ingin sukses, saya ingin jadi kaya dan banyak uang, kepengen punya penghasilan besar yang bisa dipakai buat biaya kesehatan dan membahagiakan orang tua dan keluarga, nggak harus terlilit hutang-hutang, dan mampu memenangkan hati calon mertua *Eh…

Tapi, buat dapetin itu semua saya harus melakukan dengan cara apa yang jadi pertanyaannya!

Menulis bukanlah pencapaian final saya tapi sebaliknya saya mengawali perjuangannya bersama dengan tulisan-tulisan saya yang setiap harinya akan terus tumbuh dan berkembang seiring dengan pengetahuan saya yang juga akan semakin meningkat.

Dan jika nantinya saya menggapai kesuksesan bukan karena menulis maka saya akan terus menulis dan menulis untuk menebarkan kebaikan dan berbagi banyak hal yang bisa menginspirasi orang lain.

Sekali lagi menjadi penulis adalah pilihan yang saya ambil untuk mendampingi proses saya meraih apa yang saya dambakan.

#Saya dan kamu harus bisa menulis

Emang harus banget yah jadi penulis?

Harus, karena menulis itu bagian dari cara kerja otak, melatih kita untuk terus berpikir secara terstruktur dan konseptual.

Apalagi di era digitalisasi yang semakin maju ini kita tentunya semakin terhubung dengan berbagai orang di dunia. Persoalan ruang dan waktu yang berbeda tidak menjadi penghalang untuk bisa saling berinteraksi.

Menulis menjadi satu-satunya cara paling relevan sebagai media komunikasi terbaik, entah itu dalam bentuk teks langsung, dijadikan podcast atau pun video, semuanya perlu dikonsepkan dalam bentuk tulisan.

Udah mulai tertarik dan ingin jadi penulis?

Terserah jika kemudian hari kamu adalah pebisnis sukses, karyawan dengan karir melejit, atau bahkan menjadi seorang influencer di Pemerintahan. Kamu nggak bisa lepas dari menulis.

Menulis juga merupakan bagian dari kerja amal yang bisa kamu lakukan setiap hari serta memberikan dampak positif. Apalagi jika setiap orang yang membaca tulisan kamu merasa tergerak dan melakukan tindakan yang bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun kepada banyak orang.

Semoga bermanfaat

Kategori: Opini

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *