Kamu pernah dibuli tidak?
Kalau iya, yuk gabung sini. Kita satu server. Wkwkwk
Tapi kalau kamu rasa belum pernah, hmm…
Coba kamu ingat-ingat lagi deh, mungkin khilaf. Atau mungkin,,,
Malahan kamu pelakunya? Hayooo ngaku deh. Hehe
Siapa pun pasti pernah merasakan pembulian. Entah di sekolah, di lingkungan kompleks, atau bahkan dalam keluarga sendiri.
Sekalipun tukang buli juga pasti pernah mendapat perlakuan yang sama sebelumnya. Hanya saja intensitasnya berbeda-beda setiap orang.
Kamu bisa lihat bagaimana cara menghadapi tukang buli di sini.
Karena banyak juga yang pada akhirnya tidak kuat dan mengambil tindakan yang keliru bagi dirinya atau bahkan bagi pelakunya.
Pembulian memang tidak bisa dibenarkan, namun bukan berarti hal itu menjadikan kamu lemah dan semakin terpuruk.
Ada beberapa orang yang saat ini terkenal dengan karya-karya terbaik mereka juga ternyata sempat merasakan gimananya di buli.
So, kamu tidak perlu insecure dan merasa menderita karena apa yang kamu alami hari ini juga pernah di rasakan banyak orang di luar sana.
Bahkan mereka yang juga pernah menjadi korban pembulian saat masih kecil di sekolah, jadi lebih bersinar ketika dewasa.
Walaupun demikian meresahkan, ternyata ada hal positif yang bisa kamu dapatkan selaku korban bullying.
Table of Contents
1. Rendah hati
Orang yang sering dibuli biasanya lebih rendah hati. Beberapa orang memilih untuk diam saat di buli bukan karena takut.
Tapi malah sebaliknya dia merasa orang tersebut tidak patut untuk diladeni dan khawatir pada akhirnya dia yang melukai atau menyakiti orang tersebut.
2. Lebih peka dan memahami orang lain
Kamu mungkin pernah melihat ada orang yang mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari orang lain.
Pasti muncul rasa simpati dan mengerti bagaimana perasaan seseorang tersebut karena kamu juga pernah mengalaminya.
3. Tidak baperan
Hatimu sudah kebal karena sering terlatih. Kamu nggak akan mudah tersinggung dengan hal yang receh.
Artinya kamu sudah dewasa dan lebih mampu menentukan sikap serta lebih logis saat bertindak.
4. Tidak merasa lebih tinggi dari orang lain
Setiap orang itu punya kelebihan dan kekurangannya. Kamu sangat menyadari hal ini sehingga tidak dengan mudah memberikan penilaian tertentu pada seseorang.
Ada hal yang bisa kamu berikan dan sebaliknya kamu bisa mendapatkan sesuatu dari orang lain tanpa peduli bagaimana pun keadaanya.
5. Terpacu untuk jadi lebih baik
Pernah tidak ketika ada yang mem-bully kamu dan kamu tetap diam tanpa menanggapinya?
Tapi dalam hati kamu berkata “Nanti kita lihat kedepan siapa yang akan jadi lebih baik!”
Nah, ini merupakan salah satu tanda bahwa kamu terpacu untuk membuktikan diri. Muncul jiwa kompetitif dalam diri kamu dan tidak peduli dengan apa yang kamu terima saat itu.
Hanya saja perlu bagi kamu untuk cukup menjadikannya sebagai motivasi. Tidak perlu dendam berlebihan kayak “Dendam nyi pelet” karena sangat tidak baik untuk kejiwaan kamu.
Intinya baik dan buruknya adalah proses yang harus kita maknai lebih dalam. Karena setiap sesuatu itu pasti ada pelajaran yang bisa kita ambil.
Jadi tidak selamanya korban bullying itu berakhir dengan kesengsaraan dan dan penderitaan. Hehe…
Silahkan kamu share di kolom komentar jika punya hal positif lainnya dari korban bullying.
Semoga bermanfaat!

0 Komentar