![]() |
|
Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels
|
Rasa takut, rasa bersalah, tidak percaya diri, semua itu kan kita sendiri yang mengendalikannya.
― Dian Nafi, Matahari Mata Hati
Kamu mungkin pernah merasa insecure ketika melihat orang lain sudah selangkah lebih maju dari kamu.
Apalagi kalau setiap hari melihat media sosial yang penuh dengan gambaran kebahagian dan pencapaian orang lain.
Ada yang sudah bebas secara financial dan punya rumah idaman.
Ada yang berhasil meraih cita-citanya dan sukses.
Bahkan ada juga teman-teman sebaya yang akhirnya punya pasangan dan memperoleh keturunan.
Wah, semua itu terlihat seolah-seolah sedang berbicara dan bertanya pada dirimu.
“Kamu kapan?”
Menusuk sampai ke ubun-ubun yah? Hahaha.
Kadang Saya pribadi pun sering merasakan hal yang sama, tapi kalau dipikir-pikir lagi…
Hanya ada dua kemungkinan yang harusnya berdampak pada diri saya. Pertama, menjadikannya sebagai motivasi, atau yang kedua sebaliknya kita jadi semakin insecure dan merasa gagal.
Kalau kamu pilih yang mana?
Jika kamu sudah dalam fase ini, sebaiknya berhenti di situ dan ubah mindset-mu sekarang juga.
Karena saya yakin kamu sudah tahu tentang konsep hidup yang memang nggak selalu berjalan lurus dan sesuai dengan yang kamu inginkan. Ada saja halangan dan rintangannya.
Oh iya, kamu seharusnya juga tahu kalau sesuatu yang terlihat belum tentu kebenarannya, dan apa yang kamu rasakan saat ini tidak selamanya akan seperti itu. Karena…
#Semua punya zona waktunya masing-masing
Apa yang terpikirkan oleh kamu jika mendengar nama Barack Obama dan Donal trump?
Ya, benar. Mereka berdua sama-sama menjabat sebagai pemimpin negara adidaya yaitu Amerika Serikat atau USA.
Yang membedakan adalah yang satunya masih menjadi presiden sekarang, dan yang satunya lagi sudah jadi mantan presiden. Jangan baper kalau dengar kata mantan yah. Wkwkwk
Tapi tahu tidak sesuatu yang unik dari presiden dan mantan presiden di atas?
Yaitu tentang perbedaan usia mereka saat menjabat dan berhenti duduk di kursi presiden tersebut.
Dimana Donald Trump menjadi presiden diusianya yang ke 70 tahun, sementara Obama melepas jabatannya pada usia 55 tahun.
“Terus apa hubungannya sih?”
Nah, justru di sinilah pelajarannya. Bahwa sesuatu yang belum kita dapatkan hari ini, bukan berarti tidak akan pernah kita miliki.
Hanya saja memang ada beberapa orang yang sudah lebih dahulu mendapatkannya.
Dan ada juga yang sedang menunggu waktu saat gilirannya telah tiba.
Mungkin kamu salah satunya. Benar?
#Merasa Kurang dan Terus Belajar
Jangan pernah menganggap bahwa dengan mendapatkan sesuatu yang didambakan maka otomatis semuanya telah final.
Kamu keliru jika demikian,
Berhenti dan merasa puas diri akan membuat kamu lemah dan jatuh.
Banyak hal yang belum kamu ketahui.
Dan selama kamu masih hidup, kamu akan terus diperhadapkan dengan berbagai hal yang akan terus menuntut kamu untuk Do something!
Maka dari pada teruslah belajar dan mencari akan menjadikan kamu lebih bernilai dari pada terus meratap.
Mulai bergerak dari sekarang, cari tahu apa yang kurang dari kamu segera penuhi dan yang menjadi kelebihan kamu coba kembangkan menjadi lebih baik lagi.
#Bersyukur
Kamu kira mereka yang terlihat bahagia adalah benar-benar menikmati kebahagiaan mereka?
Apakah kamu kira dengan demikian mereka menjadi manusia paling beruntung dan tidak akan mendapatkan kesulitan dan masalah lagi?
Noooo….!!!
Bukan begitu konsepnya bro/sist!
Hal paling mendasar dari semua itu adalah bukan seberapa banyak sesuatu yang sudah kamu raih. Bukan juga seberapa terpuruknya kondisi kamu hari ini. Tapi bagaimana kamu bisa terus bersyukur dan menerima seperti apapun keadaan kamu.
Sebaliknya kamu akan lebih mengerti dan memahami bahwa kamu hanya perlu terus berusaha lagi dan lagi.
Mungkin tidak hari ini, tapi pasti kamu juga bisa mendapatkannya.
Yang terpenting adalah mari sama-sama percaya saja dulu dengan diri sendiri. Nggak usah membandingkan dengan orang lain agar kita bisa lebih menghargai apa yang sudah Tuhan berikan dan tetapkan untuk kita semua.
Stay strong dan tetap semangat yah!

0 Komentar