Enam bulan sudah saya memasuki masa-masa menjadi seorang jobseeker.

Setelah sebelumnya harus berhenti kerja dan kembali pulang ke kampung halaman karena terdampak Virus covid-19. Selama itu pula saya jarang sekali keluar rumah hingga sekarang ini.

Bahkan untuk pergi meyapa netizen dunia nyata dan duduk-duduk di depan teras pun rasanya jadi agak sedikit malas. Yah, selain juga untuk menerapkan Prtotocol kesehatan di masa pandemic ini.

Entah sudah berapa banyak lamaran dan email yang saya kirimkan ke berbagai perusahaan untuk segera bisa kembali bekerja dan memperoleh penghasilan. Setidaknya untuk mengganti uang makan dan biaya hidup lain yang sempat ditanggung orang tua. Haha

Walaupun saat ini saya masih harus kembali menjadi beban orang tua, tapi orang tua saya sangat memahami keadaan dan kondisi saat ini. Khususnya negara kita Indonesia tercinta yang sudah resmi mengalami resesi tapi masih nyaman menuju krisis ini. *Eh

Tapi dasar yah, orang-orang nggak peduli dengan usaha saya, yang mereka tau saya seorang sarjana, masak sih sarjana nggak punya kerjaan.

Eitttsss, tapi tunggu dulu. Sekalipun saat ini saya masih berstatus seorang jobseeker bukan berarti saya hanya nganggur saja dan tanpa ada aktivitas.

Kadang saya merasa risih jika ada yang sering menyamakan jobseeker dengan jobless. Mungkin tidak masalah jika definisi yang dipakai untuk seorang pengangguran adalah orang yang tidak memiliki pendapatan yang tetap.

Tapi jika pengertian dari pengangguran disematkan kepada orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan dan aktivitas produktif dan bermanfaat lainnya. Maka saya adalah orang yang akan lebih dulu maju dan mendeklarasikan perang dengan mereka. Jihad

Terhitung sampai hari ini banyak hal dan pekerjaan yang penting sudah saya lakukan dan perbuat, yang semuanya bahkan lebih membutuhkan waktu dan tenaga ekstra daripada sekedar formalitas kerja di kantor.

Diet dan Olahraga

Kegiatan yang saya lakukan pertama adalah diet dan banyak olahraga di rumah. Jelas saja karena semakin banyak waktu di rumah, saya jadi lebih aktif olahraga supaya bisa menurunkan berat badan dan tetap memiliki tubuh ideal.

Saya nggak mau dong diputusin pacar gara-gara ketemu udah jadi bengkak dan nggak tampan lagi. Mana udah nggak ada penghasilan pula, Apa kata calon mertua? Wkwkwkwk.

Streaming Anime 12/7 Tanpa Henti

Saya tidak yakin saat ini mereka yang katanya sibuk kerja, lebih sibuk mana dengan saya yang bisa seharian nonton Anime.

“Lha anime kan cuman nonton doang, bisa dapat apa disitu”

Siapa bilang nonton anime nggak dapat apa-apa? Pelajaran moral yang selama ini saya terapkan, semuanya didapatkan dari setelah saya menonton Serial Naruto. Yang tidak saya dapatkan di sekolah ataupun perguruan tinggi.

Bahkan saya bisa tantang para koruptor yang katanya pendidikan mereka tinggi hingga di luar negeri tapi moralnya minus. Masih mending teman saya dong, yang mau ngerokok saja malu kalo ngutang, apalagi nyolong. Atau jangan-jangan mereka tidak pernah mengecap pendidikan karakter dari anime? Hadeeuuhhh….

Ikut Kelas Online Kartu Prakerja

Sebenarnya saya sudah menyelesaikan kelas pelatihan program Kartu Prakerja punya sendiri. Namun ada beberapa tetangga dan warga seputar desa saya meminta bantuan untuk mendaftarkan sekaligus menyelesaikan pelatihan mereka.

Nah, karena menjadi ‘Joki Prakerja’ adalah jalan ninja yang harus saya lewati. Saya akhirnya lebih harus pandai-pandai membagi waktu untuk menyelesaikan tugas tersebut dengan aktivitas lainnya. Gimana, sibuk banget kan saya? Heheh

Jangan salah, walaupun uangnya tetap masuk direkening yang terdaftar, saya bukan berarti tidak dapat  apa-apa. Selain ‘sajen’ dari para warga. Saya juga banyak bertambah wawasan dan skill baru. Di antaranya kemampuan dibidang digital, dari mulai menulis online, marketing, hingga desiain grafis. Pokoknya banyak banget deh.

Kalo dihitung-hitung lumayan banyak kerjaan dan aktivitas saya lho. Itu baru yang formal, belum lagi yang non-formal, seperti harus menyediakan waktu setiap weekend hanya untuk nongkrong dengan teman-teman Se-profesi hanya untuk memperdebatkan apakah ‘Eren Yeager’ di Anime Attack on Titan baik atau jahat?

Atau membahas masalah Papua yang sudah mengklaim diri sebagai negara yang terpisah dengan Indonesia. Juga tentang benar tidak tertangkapnya Menteri Sosial dan Menteri Kelautan itu murni sebuah kasus. Atau jangan-jangan semua itu sudah direncanakan sebelumnya? Hm….

Aktif Mengikuti Perkembangan Indonesia Idol

Oh iya, akhir-akhir ini saya juga punya kesibukkan baru. Setiap hari saya harus bangun tengah malam menjelang subuh hanya untuk memastikan siapakah peserta Indonesia Idol yang bisa maju ke babak showcase dan jadi pemenangnya.

Meskipun capek dan terbebani, tapi setidaknya saya harus melakukan itu semua supaya saya tidak hanya sekedar menjadi pengangguran tanpa kerjaan yang berarti.

Jadi intinya jangan salah paham dengan orang yang masih berstatus pencari kerja, karena bisa jadi  yang kamu lihat mereka nggak melakukan apa-apa, tapi sebenarnya kamu benar. Hahahah *Peace*


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *