Hai, Jobseekers! Bagaimana tips interview kerja yang sukses? Yuk, Simak…
Tak terasa sudah mau penghujung tahun 2021, apakabar pekerjaan yang sudah kamu apply di ratusan perusahaan, interview bekali-kali walaupun mungkin belum ada hasilnya? Tetap semangat dan jangan putus asa, yah.
Tenang aja, karena cepat atau lambat pasti kamu akan segera mendapatkan pekerjaan impian kamu. nggak perlu sedih berlebihan karena kamu bukan satu-satunya yang menunggu panggilan kerja,
…yang terpenting terus berusaha dan mencari berbagai solusinya.
Pada tulisan ini aku mau share gimana cara interview yang baik agar diterima ke tahap tanda-tangan kontrak kerja, yang selama ini sudah aku lewati.
Siapa tahu dari 9 tips interview Kerja ini ada yang belum Kamu lakukan. Simak yah!
Baca Juga : 7 Cara Mendapatkan Pekerjaan Dengan Mudah Dan Tepat Bagi Para Jobseeker!
Table of Contents
9 Tips Interview Kerja dan Cara Agar Diterima

1. Jangan Pernah Merasa Terbebani

Mungkin kamu berpikir “ah, kalo tips interview ini semua juga tahu lah…” Tapi pertanyaannya adalah seberapa sering kamu melalui interview dan tidak terbebani yang pada akhirnya mengganggu proses interview tersebut?
Hampir kebanyakan kandidat gagal meyakinkan interviewer dan tidak lanjut bekerja karena ketidak mampuan dalam mengendalikan diri sendiri. Bayangkan saja,
Berbagai persiapan yang sudah disediakan sebelum sesi interview, akhirnya gak terpakai dan malahan kandidat lain yang berhasil merebut posisi yang dilamar. Padahal dari segi skill dan kemampuan untuk berkerja kamu lebih baik. Namun kalah bersaing,
…hanya gara-gara kurang merasa terbebani dan cenderung panik menghadapi sesi interview. Sedih bukan?
Untuk itu salah satu cara interview yang baik agar diterima, ialah sebaiknya kamu belajar untuk tetap tenang dan tidak perlu terbebani saat interview. Tips interview agar tidak gugup adalah dengan meyakinkan diri bahwa yang kamu hadapi juga sama-sama manusia, kamu dan perusahaan saling membutuhkan satu sama lain.
Hasil memang prioritas, akan tetapi proses yang baik adalah lebih penting.
2. Kuasai Bidang Pekerjaan Yang Anda Lamar

Setelah pengendalian diri yang baik sudah kamu pegang, selanjutnya adalah bagaimana kamu menunjukan seberapa paham dan bisa kamu dengan pekerjaan yang ditawarkan.
Eits, jangan sampai salah yah,
Satu hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum melamar kerja adalah, melamar pada pekerjaan yang tepat sesuai kemampuan dan skill.
Banyak sekali kedapatan beberapa teman dan kenalan yang mengeluh tidak ada pekerjaan, meskipun sudah mengirim banyak lamaran kerja. Setelah ditelusuri, ternyata pekerjaan yang dilamar memang tidak cocok untuknya.
Menguasai bidang pekerjaan yang akan dilamar sangat berperan pada suksesnya sesi interview. Kamu akan lebih tahu bagaimana cara menjawab interview, apapun pertanyaan diberikan.
Sejauh apa pemahaman kamu tentang bidang yang dilamar akan memudahkan interviewer dalam menilai apakah layak di tempatkan pada posisi pekerjaan yang dicari atau tidak.
“Lebih baik tidak diterima kerja dibidang yang tidak dikuasai, dari pada memaksakan diri kerja padahal dari segi kemampuan dan wawsan masih kurang”
3. Persiapkan Portofolio Sebagai Senjata

Portofolio atau hasil kerja kamu selama ini adalah senjata ampuh untuk meyakinkan perusahaan yang merekrut. Kenapa?
Alasannya karena portofolio bisa menjadi pembuktian bahwa kamu memang bisa kerja dan memiliki hasil yang real. Sama seperti kamu, perusahaan juga membutuhkan kandidat yang dapat membantu kemajuan bisnisnya. Jika selama ini kamu belum diterima kerja di berbagai perusahaan, mungkin alasanya adalah tidak ada jaminan yang dapat ditawarkan.
Maka dari itu siapkanlah portofolio kamu sebagus mungkin dan jujur apa yang pernah kamu lakukan untuk memberikan kesan profesional di mata recruiter yang menginterview. Oh iya, selain itu menunjukan portofolio juga akan mempersempit ruang lingkup pertanyaan interview yang diberikan sehingga lebih fokus dan terarah.
Bagaimana cara mendapatkan portofolio?
Jawabannya dengan mengikuti pelatihan yang saat ini sudah banyak tersedia diberbagai platform digital. Selain mendapatkan materi pelatihan yang aplikatif, kamu juga bisa langsung mendapatkan project yang nantinya akan menjadi portofolio kamu.
Siapkan portofolio kamu dari sekarang!
4. Manfaatkan Pengalaman Kerja Untuk Memukau Interviewer

Cara interview kerja yang baik berikut adalah memanfaatkan pengalaman kerja yang sudah pernah kamu lalui. Sejujurnya saya sendiri merasakan bagaimana mudahnya melewati berbagai proses interview user setelah memiliki pengalaman kerja sebelumnya.
Pekerjaan saya di perusahaan sebelumnya memberikan banyak pengalaman dan pengetahuan yang bisa diaplikasikan ke pekerjaan yang baru. Selain skill penunjang, saya juga lebih tahu cara interview yang baik agar diterima bekerja.
“Bagaimana jika belum punya pengalaman sama sekali dalam pekerjaan?“
Tenang saja, kamu bisa memanfaatkan pengalaman organisasi atau kegiatan yang pernah dijalankan sebelumnya.
Tipsnya, kamu bisa menyampaikan project apa saja yang dikerjakan dan sampaikan masalah yang dihadapi beserta penyelesaian seperti apa yang digunakan sebagai solusinya. Pasti kamu akan mendapatkan “notice” dari yang meninterview dan dinilai positif.
5. Siapkan Strategi Khusus Untuk Memberikan Masukan Kepada Perusahaan

Setiap perusahaan pasti memiliki harapan yang besar dari para calon karyawan mereka. Keterampilan, attitude, ide serta antusiasme yang kamu punya akan menjadi pertimbangan yang sangat baik bagi perusahaan.
Cara agar kamu lolos interview kerja adalah dengan melakukan riset perusahaan dan seperti apa model bisnisnya,
…kemudian buatlah beberapa perencanaan dan strategi sederhana tentang apa yang nantinya akan kamu lakukan jika diterima di perusahaan tersebut. Kamu akan terlihat memiliki inisiatif dan punya sense of belong terhadap perusahaan.
6. Jangan Terkecoh Dengan Pertanyaan Seputar Gaji

Tahukah kamu jika gaji bukan faktor terpenting saat melamar pada sebuah pekerjaan, apalagi untuk beberapa orang yang masih minim pengalaman dan skill. Hal yang perlu kamu prioritaskan adalah kesempatan untuk belajar dan memperluas jaringan profesional kamu.
Saat diinterview kamu akan ditanya berapa gaji yang kamu harapkan jika diterima di perusahaan atau besaran angka cukup gaji yang kamu mau.
Nah, biasanya setiap perusahaan pasti sudah menganggarkan berapa biaya yang akan mereka keluarkan untuk satu karyawan. Kamu bisa melakukan survei terlebih dahulu untuk bisa mengkomunikasikan besaran gaji yang sesuai dengan perusahaan. Dibeberapa situs pencari kerja terdapat jumlah gaji yang ditawarkan yang nantinya bisa jadi referensi untuk menjawab pertanyaan ini.
7. Optimis dan Tidak perlu Terlihat Mengemis Pekerjaan

Membtuhkan pekerjaan bukan berarti harus merendah dan mengemis untuk bisa diterima. Apabila kamu calon karyawan yang mereka butuhkan, pasti akan di hire. Tetap sopan dan menjaga kata saat sesi interview adalah attitude yang bisa kamu tampilkan, namun tetap berwibawah dan tunjukan optimisme kamu.
Jikalaupun perusahaan tidak menerima kamu, kamu masih memiliki banyak optional untuk mengikuti berbagai wawancar pekerjaan ditempat lain.
Pernah sekali saya mengikuti interview sebagai SEO Spesialist di perusahaan X dan dengan jelas interviewer meredahkan profesi dan pengalamanyang saya sampaikan, bahkan dia membanding-bandingkan denga yang lain. Tapi saya tetap tenang dan menjelaskan dan menyampaikan bahwa pendapatnya keliru, walupun tetap dibantah juga.
Kalaupun saya dinyatakan lulus dan diterima kerja, maka akan saya tolak dan memilih mencari perusahaan yang lain. jika perusahaan memiliki banyak tuntuta pada calon karyawannya, maka kita juga berhak memilih perusahaan mana yang akan kita jadikan tempat bertumbuh dan menjadi loyal.
8. Sampaikan Keinginan Mau Belajar

Salah satu kabar bahagia yang bisa perlu kalian para jobseekers syukuri adalah, banyak perusahaan yang sekarang ini memberikan kesempatan bagi banyak kandidat untuk belajar bersama pada bisnisnya,
…Walaupun mungkin dari segi keahlian dan wawsan yang kurang, tapi mereka membuka kesempatan jika kamu ingin belajar dan berkembang. Dalam sesi wawancara nanti, anda bisa menggunakan tips interview kerja ini dengan memberikan statement keinginan belajar yang tinggi.
Orang yang ingin belajar lebih dihargai dari pada yang skillnya banyak namun terkesan sombong dan merendahkan. Ilmu bisa dipelajari, tapi karakter yang kurang baik butuh waktu lama untuk dibina.
9. Jadi Apa Adanya

Pada akhirnya yang terpilih adalah mereka yang diberi kesempatan karena kemampuan dan kecocokan dengan perusahaan. Menjadi jujur dan apa adanya adalah lebih baik dari pada harus menujukan sesuatu yang hiperbola namun hasinya NOL BESAR.
Tips Interview kerja yang terakhir dalam artikel ini adalah tampil apa adanya. Beberapa perusahaan kadang mengetes calon karyawan dengan beberapa pertanyaan yang menjebak, jawablah sebisa kamu dan semampu kamu. Jika tidak bisa, tidak perlu membual atau mengarang jawaban yang pada akhirnya melemahkan kamu di mata interviewer.
Kejujuran adalah hal penting dibeberapa perusahaan dan kadang kal menjadi prinsip degan nilai yang tinggi. So, jujurlah pada diri sendiri dan pada perusahaan yang akan kamu jadikan tempat berjuang.
nah itulah tips interview kerja yang bisa aku share untuk kamu, semoga bermanfaat dan membantu kamu dalam melakukan interview hingga diterima kerja. Jika ada pertnyaan yuk shre di kolom komentar.
Samapi jumpa lagi di artikel berikutnya, semoga sukses!
0 Komentar